Skip to main content

Posts

Showing posts with the label It's our Islam

"The Way to Belief" by Ust. Felix Siauw

Bismillah... Assalamu'alaykum...  Terima kasih yang sudah request di Instagram story tempo hari  Terima kasih sudah membuat kemalasan saya menulis kembali di blog ini hilang. Maaf baru sempat upload karena beberapa hari terakhir ini saya kebetulan hectic dengan project freelance job saya sekaligus belajar untuk studi lanjut. Sehingga hanya beberapa gadget saja yang online. Kebetulan hari ini agak longgar, maka saya sempatkanlah akhirnya buka laptop. Baiklah.... berikut catatan kajian Ust. Felix Siauw di Masjid Al-Hakim BSD pekan lalu. Senin, 19 Maret 2019 @Masjid Al-Hakim Kencana Loka BSD Tema :  "The Way to Belief" source : skipprichard.com Iman = Yakin Bukti = yakin , ilmu = yakin Ingat baik-baik ! Kalau sudah ada bukti, sudah ada ilmu, pasti yakin. Nah, begitulah saya bertemu dengan Islam Dulu, waktu saya masih sekolah, pelajaran yang paling saya suka itu Biologi. Dari sini juga kemudian saya bertanya-tanya tentang manusia. Teori tent...

Sibuk? Kacau? Periksa interaksi kita dengan Al-Qur'an

 image powered by: quotesgram.com Kalau suatu hari kamu nggak sempat muroja'ah karena sibuk ujian. Kalau suatu hari kamu nggak sempat menambah hafalan karena sibuk organisasi, atau kesibukan lainnya. Percayalah... Bukan karena kamu sibuk, atau kamu nggak sempat membaca Al-Qur'an, tapi... Gara-gara nggak baca Qur'an, pikiranmu sibuk, Gara-gara nggak baca Qur'an, perasaanmu sibuk, Gara-gara nggak baca Qur'an, struktur atomistik kamu kacau. Justeru setelah baca Qur'an, kamu jadi nggak sibuk. Ketika saya sibuk dan tak sempat membaca Qur'an, ini berbahaya.  Keputusan yang saya ambil, langkah-langkah yang saya jalani, sesuatu yang saya lihat, semuanya tidak terbimbing dengan petunjuk-Nya ~Ust. Bachtiar Nasir Kutipan ini didapat dari akun media sosial seorang adik. Kutipan ini, ibarat sebuah pukulan telak rasanya. Iya! Betul! Sebab memang kalau kita tidak menyibukkan diri dengan aktivitas ukhrowi, maka kita akan disibukkan dengan ...

QS Al-Muzzammil : 20

"Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwa engkau (Muhammad) berdiri (salat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersamamu. Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menentukan batas-batas waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur'an; Dia mengetahui bahwa akan ada diantara kamu orang-orang yang sakit, dan yang lain berjalan di bumi mecari sebagian karunia Allah; dan yang lain berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur'an dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang...

catatan kecil muhasabah diri

Allah.. Allah itu.....Raja dari segala raja, begitu bukan? Allah itu.... yang merajai segala kerajaan di muka bumi, benar bukan? Lalu kita? Kita ini.... hambanya Allah, benar begitu? Berarti kita ini..... rakyatnya Allah, setuju? Lantas..... Layaknya seorang rakyat yang taat pada rajanya, maka ketika sang raja memanggilnya, ia akan merasa sangat bahagia memenuhi panggilan sang raja. Sedang, seorang rakyat yang seringkali melanggar aturan sang raja, ia akan merasa sangat takut untuk menemui sang raja, Padahal.... seharusnya ia tahu... "Bisa bertatap muka dengan sang raja adalah sebuah kenikmatan dan kehormatan tiada tara" Jadi, sosok rakyat seperti apakah kita di mata Allah? Rakyat yang taatkah? atau mungkin seorang buronan? ~23rd of March 2013_@SMAN CMBBS~

Masihkah pantas kau mengeluh, duhai muslimah?

Long time no post...  So, for this time, let me post something good, something more ^^ This is my draft that possibly be published at  http://kerohanianislamhimapsiuns.blogspot.com/ Let's see how good it is... PS: Comments are required, whether at this site or at  http://kerohanianislamhimapsiuns.blogspot.com/  one ^^ Masihkah kau mengeluh tatkala dirimu seorang muslimah? Apa yang kau keluhkan? Karena begitu banyak ketentuan yang mengaturmu? Seakan kebebasanmu direnggut? Meski kau tahu semua ketentuan itu untuk menjagamu, namun kau tetap saja mengeluh? Baik, mari kita mulai dengan sebuah nasihat mendasar “Karena kau….Akhwat! Dan kau, kian istimewa hingga segala sesuatu tentangmu memiliki banyak ketentuan yang menjagamu.“ Tak sedikit mungkin pertanyaan kritik berkeluh yang dilontarkan para akhwat selama hidupnya. Paling tidak, sesekali. Kita mempertanyakan tentang: 1.       Mengapa aurat wanita lebih banyak ...

Hukum merayakan Peringatan isra' Mi'raj

Nabi Muhammad  shallallahu ‘alaihi wasallam  adalah seorang  al-amin  (yang terpercaya) dan memiliki sifat amanah. Dengan sifat inilah, beliau telah menyampaikan seluruh risalah dan syari’at Allah  subhanahu wata’ala kepada umat ini dengan lengkap dan sempurna. Tidak ada satu kebaikan pun, kecuali pasti telah beliau ajarkan kepada umatnya. Dan tidak ada satu kejelekan pun, kecuali pasti telah beliau peringatkan dan beliau larang umatnya untuk mengerjakannya. Kalau seandainya peringatan Isra’ Mi’raj itu bagian dari risalah dan syari’at Allah  subhanahu wata’ala , pasti beliau telah ajarkan kepada umatnya. Kalau seandainya peringatan Isra’ Mi’raj ini amalan yang baik, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam  beserta para shahabatnya adalah orang-orang pertama yang mengadakan acara tersebut. Demikian pula para ulama generasi berikutnya yang mengikuti dan meneladani mereka, semuanya akan mengadakan perayaan-perayaan khusus untuk memperingati Isra’ Mi’ra...

Hey...!! Islam itu agama yang Haq! :D

Jangan heran jika mereka membicarakan tentang Islam, Jangan heran jika mereka memiliki banyak komentar tentang Islam, Jangan tersentak jika mereka banyak bertanya tentang Islam yang menurut mereka banyak hal  di luar rasionalitas manusia. Dan mereka sekalian perlu diingatkan seperti ini: "Seberapa berat dan seberapa sulit kau berusaha memikirkan dan mengaitkan Islam dengan rasionalitasmu, maka sesungguhnya rasionalitas yang kau punya tak akan sampai untuk menggapainya, karena Islam adalah agama Haq yang Allah jaga hingga akhir"

Hajat, Infaq.. Yes... It is!!

Berawal dari sebuah hajat, berakhir dengan Infaq... :) Hari itu agenda pembelajaran di tempat bimbel adalah try-out, dan aku sungguh ingin fokus untuk mempelajari matematika, karena keesokan aku akan menghadapi Ulangan harian Matematika Oleh karena aku tak mau mengerjakan try-out dan hari itu pun aku sangat ingin makan ice cream, jadilah aku ke Indomaret membeli Ice Cream dan yoghurt.... Sampai di kasir setelah ku mengambil Yoghurt dan Ice Cream... Mas Kasir: Semuanya jadi 4400 Rupiah Kuserahkan selembar uang 5000 /Mas Karir: Kembaliannya 600 rupiahterimakasihsilahkandatangkembali (nadanya agak cepat tanpa spasi) Aku pun keluar pintu Indomaret dan sebelum melangkahkan kakiku lebih jauh, terlihat kotak amal di depan pintu Indomaret, lalu tanpa pikir panjang aku langsung memasukkan uang kembalian 600 yang kudapat dari kembalian Yoghurt dan Ice Cream, dan aku berbalik dan melanjutkan langkahku ke tempat bimbel. Dan aku baru tersadar ketika di tengah perjalan...

Madinah Al-Munawwarah

Madinah...... Classical pasti tau Madinah itu tempat apa? Banyak lho yang bisa kita temukan di Madinah.... Disini aku mau cerita sedikit tentang Madinah waktu aku pergi Umrah waktu 2-3 tahun yang lalu..  About Madinah.... Madinah itu kota yang dianggap sakral atau suci di Saudi Arabia setelah Makkah Al-Mukarromah. Waktu aku Umrah dulu, karna aku ikutnya program tour&travel, jadi selain Umrah aku juga diajak keliling untuk wisata disana. Ok, balik lagi kita bahas tentang Madinah... Tau nggak temen2 Classical?  Suhu udara di Madinah itu sampai dengan 54 derajat celsius lho! Waahh..... Subhanallah ya! makannya waktu itu kulitku sempat terbakar disana, yaa..... mungkin karena aku kan orang Indonesia, dan iklim di Indonesia kan beda dengan di Saudi. Dan juga temen2 tau? Madinah itu menduduki peringkat dua di dunia dengan kebun kurma terluas setelah Iraq (kalau tidak salah Iraq, nanti saya cari referensi lagi deh Insya Allah). Subhanallah kan! Mmm..... apa lagi yaa? Oh...

Baiat aqabah pertama

Lagi mau ujian Sejarah peradaban Islam nih, sekalian belajar, sekalian bagi-bagi yah...... Baiat aqabah pertama bunyinya:    " tidak menyekutukan Allah, tidak berjudi, tidak berzina, tidak membunuh anak2 kalian dan tidak bedusta Kalau melarang, akan diberi hukuman berzina: (akhwat): dikubur atau dilempari batu hingga mati; (ikhwan): dilempari batu hingga mati(rajam) mencuri: potong tangan  ~Duta penyebaran Islam di Yastrib adalah Mush'ab bin Umair     Ada 6 orang yang masuk Islam dari Yastrib:  As'ad bin Zara'ah Auf bin Al-Harist Rafi' bin Malik Quthbah bin Amir Uqbah bin Amir Jabir bin Abdullah    

Do'a Rabiah Al-Adawiyyah

Rabiah Al-Adawiyyah..... Siapa dia? Classical.......ada yang pernah dengar ceritanya?  Dia adalah seorang keturunan kaum hawa yang menempuh jalan hidupnya dengan sangat mengagumkan. Rabiah adalah Wanita yang sangat cantik Jelita. Cantik Jelita Lahir dan batinnya.... Ketika membaca suatu buku yang membahas tentang Rabiah Al-Adawiyyah yang pembahasan khususnya tentang do'a Rabiah terhadap Tuhannya , saya takjub Subhanallah........ . Rabiah berdoa kepada tuhannya Tuhanku, Jika ibadahku semata dambakan surga yang Kau janjikan Jauhkan surga itu dariku Jangan biarkan kuhirup semerbak wangi bunga Firdaus Jangan biarkan kucium harum kesturi angin surgawi Jauhkan dan jauhkan surga itu dariku Tuhanku, Jika sembah sujudku karena takut semata bara dan nyala api neraka  biarkan bara api-Mu melalap jasadku membakar hangus seluruh tubuhku  biarkan tulang-belulang menjadi arang biarkan daging garing berkeping-keping biarkan neraka itu menghancurkan seluruh tubuhku Akan tetapi ya Rabb...

kenapa lebih banyak mengeluh daripada bersyukur?

      kenapa yaa.......... kayaknya kita itu lebih banyak mengeluh sama Allah ketimbang bersyukur. Memang Allah itu tempat mengadu segala hal, tapi......... coba dirasa.... persentase antara kita ngeuh sama bersyukur atas Allah banyakan mana coba ? yang jawab banyakan bersyukur saya acungin jempol, karna saya rasa saya belum seperti itu. hayo2 siapaaa? Kebanyakan dari kita ya.... mungkin tiap kali ada masalah selalu nuangin kekesalannya ataupun kesedihannya, kemarahannya, di atas suatu kertas, atau minta solusi dari orang terdekat kita. waktu saya ikut program taushiyah di sekolah saya, ustadzah bilang: "kalo ada masalah itu larinya ke Allah" tapi saya rasa ya.... kebanyakan dari kita nih yaa...... kita inget Allah kalo lagi ada masalah aja...... Tahukah kita? sebenarnya nikmat yang Allah berikan itu jauh lebih besar jumlahnya ketimbang masalah2 yang kita hadapi selama ini! cuma terkadang kita ngerasa masalah itu beraaaaattttt......... banget! padahal kan Allah...

True Love is.......

Love? What is that? Sekarang ini ya…. Udah buaaannnyak banget orang yang kena virus hati merah ini, dan bahkan terkadang virus ini ….susssaaahh…. Banget nge-scanningnya…. (wayoloo…hati2 ya!) Nah…. Kalo gitu…. Yang bener kaya apa dong? Saya setuju dengan Ifa Afianty dalam bukunya “Be a happy teenager” part 2 dinyatakan………. True Love is…. Niatkan untuk mencintai Allah dan apa yang ia cintai, serta membenci apa yang ia benci. Misalnya, Allah mencintai orang mu’min, maka kita pun harus belajar mencintai saudara seaqidah kita. Terusss.....Allah tidak suka orang2 yg g’ bisa nahan pandangan. Allah suka kita rajin beribadah dan mencari ilmu, serta sayang sama parents, so.... coba deh lakuin itu semua! Lakukan sesuai dengan cara yang Allah suka. Misalnya... kalau lagi kena virus hati merah ni ya.... kalo udah siap, married aja! Tapi kalo belum, ya..... banyak2 puasa sunnah ya! Soal Valentine day? No Way ! kita ini muslim&muslimah dan nggak butuh dan nggak ada urusan lagi tuh sama yang nama...

Semuanya tanggung jawab kita

Per nahkah kita berpikir bahwa semua yang kita lakukan itu nantinya akan berdampak pada diri kita sendiri?Entah itu dampak yang baik atau justru mendatangkan musibah, Namun semua itu tergantung niat kita. Niat yang baik tentu akan berdampak baik, tapi bila niat kita buruk tentunya ia akan mendatangkan dampak buruk. Hmmm....... tapi........ ada kasus yang pernah dialami seseorang. Dan ini sudah saya beberapa kali saya lihat. Hal ini kebanyakan terjadi di kalangan pelajar, Waktu itu....seorang adik kelas melihat kakak kelasnya melakukan hal aayang jelas-jelas melanggar peraturan sekolah, yang tak lain adalah NARKOBA. Maka si adik kelas mengingatkan si kakak kelas pelanggar. But........ what happen next??? kakak kelas pelanggar tersebeut justru mencaci maki dan bahkan melakukan bullying. Saya yang melihat kejadian itu hanya bisa mengucap "Astaghfirullah" Sebelumnya saya mengatakan bahwa niat yang baik akan berdampak baik pula. Namun, dalam kasus di atas konteksnya berbeda, yaitu...

Menjadi pendengar bukan sesuatu yang buruk

Kita ingin, setiap orang mendengarkan kita.Biasanya kita bangga nggak sih kalau orang-orang mau mendengarkan kita ? Apalagi kalau orang itu nurut sama apa yang kita sampaikan. Ya nggak? Memang, hidup manusia itu 70% diisi dengan komunikasi. Di rumah, sekolah, dan dimana saja. Buktinya: Misalnya nih ya......... menurut pengamatan saya, biasanya kalau di angkot itu kalau kita lagi nggak bareng temen, orang lain yang nggak kita kenal pun pasti akan kita ajak ngobrol. Padahal kita nggak tahu orang itu siapa. Bener nggak? Tapi, pernahkah kita menyadari bahwa menjadi seorang pendengar sama pentingnya dengan jadi seorang pembicara? Coba deh......... bayangin aja, siapa yang akan mendengarkan pembicaraan kita jika tidak ada yang mendengarkan kita. Manusia mampu menangkap 15 sampai 18.ooo gelombang per detiknya. Pada malam hari, pendengaran kita jauh lebih peka ketimbang pada saat siang hari. Contohnya, biasanya ada orang yang katanya kalau malem-malem suka denger suara aneh. Nah, itu berarti k...