Skip to main content

Posts

Showing posts with the label cerita hidup

Book Review : Happy Little Soul >> One of the best parenting guidelines for every mom (and mom gonna be)

Identitas Buku Judul : Happy Little Soul Penulis : Retno Hening Palupi (@retnohening) Editor : Tesara Rafiantika Penerbit : Gagas Media Harga buku : IDR 80,000 Dokumentasi pribadi When you're a mother, you're never really alone in your thoughts. A mother always has to think twice, once for herself, and once for her child -- Sophia Loren  Ya, kurang lebih, quote diatas mewakili kesan yang saya dapat sepanjang saya membaca buku ini, lembar demi lembarnya. Di buku ini, saya seakan dibawa untuk mengerti dunia perjuangan sebagai ibu. Mulai dari menahan rasa mual, sakit, lemah ketika mengandung, lalu kemudian memuncak menjadi rasa sakit yang begitu hebat saat kontraksi akan melahirkan. Setelah melahirkan, lantas kemudian berusaha membangun bonding  dengan anak saat menyusui. Ah, rasanya jatuh bangun berkali-kali, waktu tidur yang berantakan, dan semacamnya itu menjadi panganan sehari-hari ketika peran seorang ibu mulai dipegang. Tidak sampai situ saja, memutar ota...

Book's Review : Don't Be Sad (Laa Tahzan) >> Recommended book over years!

Bismillah.. Assalamu'alaykum :) Selamat pagi, siang, malam ^^ (silahkan sesuaikan dengan waktu kapan anda membaca postingan saya ini) Sebelum memulai review, seperti biasa, postingan saya akan diwarnai dengan curhatan yaa. hha :P Akhirnya, malam ini, setelah selama kurang lebih hampir dua minggu penuh waktu tidur saya berantakan sekali, sampai waktu tidur pun bisa saya hitung... selama dua minggu ini, saya hanya memiliki waktu tidur hanya 16 jam. Rinciannya kira-kira, selama seminggu pertama terhitung sejak tanggal 5-9 Mei, saya tidak punya waktu tidur sama sekali. Bukan ding, sebenarnya bukan tidak punya. But thanks to my perfectionist personality. Saya tidak bisa tenang untuk tidur sama sekali sebelum saya menyelesaikan project wajib mahasiswa tingkat akhir, yang tak lain dan tak bukan adalah S.(Kri)Psi BAB 4 dan BAB 5. Bukan, sama sekali bukan maksud hati ingin bilang kalau saya keren banget bisa bertahan selama itu mainan sama BAB 4. Justru sebaliknya, saya belum m...

Sharing : Menjadi Pengajar Teladan dan Inspiring Teacher Sekolah Qur'an UNS

Bismillah... Assalamu'alaykum :) Menuliskan ini takut-takut sebenarnya, khawatir riya' Tapi bismillah, mudah-mudahan niat untuk sharing ini tetap senantiasa terjaga. Terimakasih untuk beberapa yang sudah request, maaf sekali baru bisa tertuliskan sekarang.. Baru diingatkan lagi setelah mengajar kelas Jum'at sore kemarin, Afwan ya! Dan Terima kasih yang sudah mengingatkan. ^^ Alhamdulillah wa inna lillah, 3 September 2016 lalu, saya dinobatkan menjadi Pengajar Teladan Akhwat Sekolah Qur'an UNS Kelas Tahsin 2. Pengajar Teladan Sekolah Qur'an Tahsin 2 Kemudian, di periode selanjutnya, Masya Allah saya kembali diberi kesempatan untuk mendapat Awards menjadi Inspiring Teacher Sekolah Qur'an UNS, masih dengan kelas yang sama, Tahsin 2. Inspiring Teacher Sekolah Qur'an Kelas Tahsin 2 [Apa yang saya lakukan hingga menjadi Pengajar Teladan dan Inspiring Teacher Sekolah Qur'an UNS selama 2 periode berturut-tur...

Menjadi ma'mum beradab: Sebuah nasihat bersama

Jika suatu kali mengikuti sholat berjama'ah, Lalu kemudian sang imam terbata, sesekali atau seringkali terlupa akan ayat yang dibacanya, Maka kita sebagai ma'mum.. Janganlah mengkritiknya seusai sholat, Pun kita, tidak usahlah mengomentari kekurangannya,  Terlebih membicarakan tentang pantas atau tidaknya seseorang menjadi imam. Pahamilah, menjadi imam itu tak mudah. Sungguh tak mudah. Tak jarang bukan, ketika sholat berjama'ah, Ketika diminta menjadi imam,  Kita tidak mau, Alih-alih justru mengajukan orang lain. Pahamilah, setiap seseorang yang menjadi imam itu, ia tetap pada hakikatnya manusia. Ia, punya rasa gugup. Ia, tentu sangat gugup pabila bacaannya tersendat. Juga ia, tentu punya rasa bersalah kerana tak dapat mengimami ma'mumnya dengan baik dalam beribadah. Jadi, sungguh akan menjadi sesuatu yang indah, Jika kita saling menghargai. pun memahami. Rasa menghargai dan memahami itu, mudah memang tuk diucap, Meski meman...

#About Life

Jika kita melihat seseorang yang begitu tangguh, kuat, dan mandiri, maka jangan lihat dia sekarang berdiri tegak di sana begitu mengagumkan. Tapi tanyakanlah, seberapa banyak hal, orang, peristiwa menyakitkan yang telah dia lewati, yang membuatnya menjadi semakin kuat. ~Tere Liye~ Iya, seringkali, perhatian dan pandangan kita hanya tertuju pada sosok mukanya saja. Tampak depan yang terlihat begitu mempesona. Padahal, boleh jadi senyum dan karismanya yang kita lihat itu ialah hasil dari kumpulan tangis, perjuangan bangkit dari titik paling rendah, juga hasil dari terseok-seoknya ia dalam menghadapi peristiwa hidup. Iya, begitu.

KKN Life : Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN Blangu 1, 2, 3

“There’s always something to be learned whenever you step your foot into anywhere” ~Arifah El-Kizai~ Senin, 23 Januari 2017             Selamat Hari Senin! Hari pertama kami melakukan sosialisasi PHBS di SDN 1 Blangu! Meskipun tak pada hari itu juga saya menuliskan bagaimana sensasinya melewati hari itu, masih terbayang sampai sekarang ketika saya menuliskannya saat ini. Kali pertama saya dan teman-teman KKN Blangu masuk ke lingkungan sekolah, adik-adik di SD ini langsung saja berlarian menghampiri kami. Salaman dengan setiap dari kami, sedang satu dua yang hari-hari sebelumnya telah ikut bimbingan belajar di posko kami salaman sambil menyapa dengan wajah-wajah imut mereka, ”Eh, ketemu lagi sama mbaknya sama masnya KKN. Hihihi”             Sosialisasi PHBS di 3 SD ini, masing-masing kami lakukan dengan metode dan teknis yang berbeda-beda. Tergantung fasilitas dan kar...

A game called UNO

Pagi, siang, sore, malam… *silahkan sesuai waktu anda membaca postingan ini J Pernah tau UNO? Mainan kartu yang sedang hits-hitsnya itu lho. Atau lebih tepatnya, permainan kartu yang entah sedari dulu yang saya perhatikan selalu menjadikan sesiapa yang memainkannya addicted a.k.a ketagihan, jadi mau kapanpun dimainkan, saat itu juga permainan ini menjadi trendsetter . image source: http://www.imore.com/uno-app-store   Yang ingin saya bahas disini sebetulnya bukan dari sisi bagaimana UNO menjadi trendsetter , melainkan efek dari permainan ini saendiri. Begini, permainan ini sebenarnya jika dimainkan, wah, seperti tidak ada habisnya. Baru akan berhenti bila pemainnya sudah merasa bosan (yang entah kapan rasa bosan itu datang). Di dalamnya tidak hanya sebatas main kartu, menaruh kartu dengan warna atau angka yang sama saja, tetapi ada pula kartu kosong yang boleh diisi berupa hukuman. Kalau selama saya KKN ini sih, ketika dapat kartu kosong begini, biasanya diisi dengan...

Sebuah nasihat klasik

image source: http://prosperityedwell.com/treating-family-system/ Kemanapun kita pergi, seberapa jauh perginya, dan berapapun durasi perjalanan yang harus ditempuh.. Rumah dan keluarga selalu menjadi tempat terbaik untuk mereset ulang semua kepenatan, pun memperbaharui senyum semangat. ~Salam senyum semangat dalam cinta dan harmoni dari saya untuk sesiapapun yang setuju dengan statement ini ^^

The blessing that can't be counted

One speaks two, two to three, three to four, And anything goes. It doesn’t matter who speaks to whom, Where does the joy spread. When does the love starts. The one thing that we know is that when everything goes right, So that's all our day would be like. Yesterday, now, tomorrow, and always gonna be like that. Thank you, for coming to light up my world Thank you, for waking me up in the corner of the gloomy autumn. Thank you, for every smile you shared to brighten my day. Thank you, my beloved everyone. #Blangu, 24th January

Tentang Waktu

image source : en.wikipedia.org Berkali-kali, aku dibelajarkan tentang waktu. Tentang bagaimana ia ada, Bagaimana ia memuat butir-butir sketsa memori, Bagaimana ia berlalu, Pun bagaimana seharusnya aku bersua dengannya. Berulang kali, kehidupan mengajariku tentang waktu. Tentang bagaimana selama ini aku menaruh guna padanya, Bagaimana ia berlalu berkali-kali tanpa makna, Bagaimana kemudian aku akan menyesalinya. Pun bagaimana seharusnya aku tak acuh begitu saja. Duhai, kian hari kian tahun menapaki titian hidup, Kemana saja kiranya aku melangkah kaki? Hingga barulah saja terjejak sebuah peringatan. Bahwa hidup ini belum tentu sampai esok, lusa, pun keesokan lainnya. #Blangu, 19 Januari 2017 #KKNLife

#Tentang Hati

Kalau, Yang diinginkan terjadi belum juga terjadi, Maka ayuk bersabar dulu, Karena boleh jadi, yang diinginkan bukan yang dibutuhkan. Kalau, Yang diinginkan datang belum juga datang, Maka mari bersiap diri, Karena bisa jadi, yang diinginkan datang ingin menjemput yang sudah bersiap. Pun kalau, Yang kemarin singgah dalam hati belum juga pergi. Maka mari belajar mengikhlaskan, Karena mungkin saja, yang kemarin singgah sebagai pengingat bahwa hati hanya boleh bermuara kepada-Nya.

#Tentang Hidup

Mudah saja,  Tidak usah sulit-sulit menetapkan standar. Cukup realistis pada apa yang harus dilengkapi, pun apa yang dapat kita lengkapi. Toh, pada akhirnya, jika kita tidak mendapatkan yang "ada apanya", maka yang kita dapat yang "apa adanya". Karena hidup ini memang tidak menciptakan kita tanpa kekurangan. Selalu ada saja yang butuh untuk dilengkapi, Pun selalu ada saja yang dapat kita lengkapi.

Sometimes, It's better to be alone

http://quotesblog.net/tag/alone-quotes/ Kalau seseorang pergi untuk menyendiri, mungkin hanya dirinya dan Rabb-nya lah yang mengerti alasan ia menjadi demikian. Tapi bagi kita, orang luar yang jelas tidak mengetahui sesuatupun alasannya, tak perlu sampai mati-matian memintanya untuk memberitahu kita tentang ada apa gerangan dengannya. Cukuplah dengan bertanya "ada apa denganmu?" tanpa mengharapkan jawaban apapun. Sebab kemungkianan vesar jawaban darinya adalah "aku baik-baik saja". Karena mau bagaimanapun, ada kalanya masing-masing kita hanya membutuhkan waktu untuk diam, menyendiri, dan memikirkan segala sesuatu halnya. Iya, begitu.

Reading Forum 25 November 2016 : Read, Meet up, Discuss, Inspire

Assalamu'alaykum... Sebelum saya mulai berbagi, izinkan saya untuk menyampaikan dua hal. Pertama, terima kasih bagi beberapa teman yang sudah request tentang pertemuan 25 November kemarin. Kedua, maaf sekali baru bisa saya tulis hari ini, tepat sebulan kemudian. Karena entah mengapa, saya biasa memiliki waktu untuk menulis blog hanya malam hari, sekitar jam 11 keatas (jadi mohon wajar kalau tanggal postingannya sudah dini hari. haha). Dan entah mengapa, baru saat malam hari itu jugalah segala ide-ide dan bahan tulisan rasanya penuh sesak bergemuruh di kepala saya, yang membuat saya harus menuliskannya cepat-cepat, agar tidak hilang. haha Baiklah.... seperti yang saya janjikan, saya ingin bercerita tentang Reading Forum yang saya jumpai tanggal 25 November 2016 kemarin. Sebenarnya, Reading Forum ini bermula dari Reading Challenge  (tantangan membaca) dari salah satu dosen favorit saya yang sekarang sedang menempuh pendidikan doktoral (S3) di New Zealand. ...

Purifying emotions 1 : Ketika semua terasa menyesakkan, menulislah!

Postingan ini sesungguhnya dilatarbelakangi dengan motif antara katarsis dan sharing. Banyak cara mungkin, yang bisa dilakukan oleh setiap orang untuk katarsis, atau istilah mudahnya, mendinginkan emosi, penat, dan lain sebagainya. Saya sering sekali survei secara random dengan teman-teman yang saya temui, terutama sesama rekan di kampus psikologi, tentang apa saja yang mereka lakukan ketika sedang penat, terasa semuanya stuck , marah, emosi tak terkendali, atau semisalnya. Kali ini mungkin, sedikit yang akan saya bahas adalah dari cara yang saya suka dan mungkin beberapa orang yang juga mirip-mirip dengan saya. Yaitu, yak... menulis.  Beberapa alasan sederhananya adalah, (atau yang setidaknya saya rasakan dan lakukan)... Sometimes, only paper will listen to you credit images : https://id.pinterest.com/pin/232076187019420561/ Kita bisa menuliskan apa saja yang kita inginkan, bebas, sesuka kita. Tulis saja semuanya. Semua kekesalan, kepenatan, mengapa ki...

Dalam memilih, seorang muslimah setidaknya harus melibatkan beberapa pihak dan hal ini dalam memutuskan

“Segala sesuatu yang ditakdirkan bersama, maka apapun yang mencegahnya, dia akan menemukan jalan untuk bersatu. Pun sebaliknya, sesuatu yang tidak ditakdirkan bersama, maka apapun yang dilakukan, dia tidak akan pernah bersatu” ~Tere Liye~ images credit : https://id.pinterest.com/pin/393572454914055068/ Minggu, 23 Oktober 2016 kemarin, saya belajar, diingatkan, sekaligus menyadari suatu hal. Ya, sesuatu yang kemudian saya sebut makna. Ini dimulai dari sebuah pertanyaan yang diajukan oleh salah seorang peserta SPN, ”Ustadz, bagaimana jika ada yang datang mengkhitbah, namun hati si akhwat tidak ada kecenderungan kepadanya, sedangkan laki-laki yang ia cenderung kepadanya bukanlah orang yang melamar?”. Kemudian ustadz pun menjawab ”Aduh, coba itu dipikir lagi, kalau laki-laki yang datang itu sudah masuk semua kriterianya dengan laki-laki shalih, kenapa ditolak? Kalau ada yang mendatangi antunna dengan niat untuk nembung , jangan buru-buru untuk memutuskan! Beri waktu untuk ant...