Skip to main content

Posts

Showing posts with the label TereLiye's

#About Life

Jika kita melihat seseorang yang begitu tangguh, kuat, dan mandiri, maka jangan lihat dia sekarang berdiri tegak di sana begitu mengagumkan. Tapi tanyakanlah, seberapa banyak hal, orang, peristiwa menyakitkan yang telah dia lewati, yang membuatnya menjadi semakin kuat. ~Tere Liye~ Iya, seringkali, perhatian dan pandangan kita hanya tertuju pada sosok mukanya saja. Tampak depan yang terlihat begitu mempesona. Padahal, boleh jadi senyum dan karismanya yang kita lihat itu ialah hasil dari kumpulan tangis, perjuangan bangkit dari titik paling rendah, juga hasil dari terseok-seoknya ia dalam menghadapi peristiwa hidup. Iya, begitu.

Dalam memilih, seorang muslimah setidaknya harus melibatkan beberapa pihak dan hal ini dalam memutuskan

“Segala sesuatu yang ditakdirkan bersama, maka apapun yang mencegahnya, dia akan menemukan jalan untuk bersatu. Pun sebaliknya, sesuatu yang tidak ditakdirkan bersama, maka apapun yang dilakukan, dia tidak akan pernah bersatu” ~Tere Liye~ images credit : https://id.pinterest.com/pin/393572454914055068/ Minggu, 23 Oktober 2016 kemarin, saya belajar, diingatkan, sekaligus menyadari suatu hal. Ya, sesuatu yang kemudian saya sebut makna. Ini dimulai dari sebuah pertanyaan yang diajukan oleh salah seorang peserta SPN, ”Ustadz, bagaimana jika ada yang datang mengkhitbah, namun hati si akhwat tidak ada kecenderungan kepadanya, sedangkan laki-laki yang ia cenderung kepadanya bukanlah orang yang melamar?”. Kemudian ustadz pun menjawab ”Aduh, coba itu dipikir lagi, kalau laki-laki yang datang itu sudah masuk semua kriterianya dengan laki-laki shalih, kenapa ditolak? Kalau ada yang mendatangi antunna dengan niat untuk nembung , jangan buru-buru untuk memutuskan! Beri waktu untuk ant...

Talk about Palestine

*Membahas Palestina Jika kita ingin bersimpati dan ikut terlibat langsung mendukung perjuangan saudara di Palestina, berikut beberapa tipsnya: 1. Lengkapi Ilmunya Minimal kita semua tahu secara garis besar kenapa ini, kenapa itu. Syukur-syukur lebih detail lagi. Baca sumber bacaan dengan reputasi dan validitas tinggi. Jika sudah lengkap pengetahuan tentang Palestina ini, bahkan sebenarnya, seo rang Yahudi yang adil pun tahu urusan ini tidak adil sama sekali. Seorang Amerika tulen pun yang memang memegang teguh hak asasi manusiap pun tahu, Palestina dizalimi berpuluh tahun. Nah, bagi kita sendiri, dengan menguasai pengetahuan tersebut, setidaknya kita tidak hanya ikut2an, euforia, atau termakan dengan postingan hoax, palsu, atau hanya provokatif--yang kadang adalah strategi pihak Israel sendiri. 2. Jangan Emosional berlebihan Kendalikan emosi kita. Ingat, marah2 tanpa kendali, justeru hanya akan merusak diri sendiri. Boleh kecewa, sebal, kesal, benci, tapi kendalikan. Justeru deng...

How to do?

Bagaimana cara terbaik menerima kebenaran--meski kita menolaknya? Mudah jawabannya: lakukan di detik pertama saat kebenaran itu tiba. Jangan pakai ditunda. Jangan pakai ngeles. Karena semakin lama, kita akan semakin terdesak. Repot. Bagaimana cara terbaik menyampaikan kejujuran--meski itu pahit? Mudah jawabannya: lakukan di detik pertama saat kejujuran itu tiba. Jangan pakai delay. Jangan pakai bersilat lidah. Karena semakin lama, kita semakin rumit dan terhimpit. Galau. *Tere Liye