Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Free Talk

Low Budget Skincare Routine Product for Acne-Prone Skin

Akhirnya... setelah hampir dua bulan vakum menulis karena berhimpitan dengan beberapa aktivitas, akhirnya bisa kembali menulis lagi di blog kesayangan ini. Padahal list request tulisan sudah dari kapan menumpuk, tapi tak kunjung ada juga postingannya. Sampai mungkin teman-teman yang request sudah pupus saya PHP-in. Maafkan yaa~  Baik, tapi saya coba tulis saja ya... Semoga sedikit banyak bermanfaat..  Baiklaah.... masih ingat perbincangan di postingan  Skincare Investation  sebelumnya? *kalau belum baca, boleh silahkan klik link-nya ya!  Nah, kalau bicara soal skincare a.k.a perawatan kulit terutama untuk wajah, memang terdengar costly ya? Ohhoo~ kalau saya, iya banget... haha Tapi, seperti yang sebelumnya pernah saya bahas di postingan Skincare Investation... Afterall , skincare itu tidak sebatas buang-buang duit percuma seperti kalau jajan makanan yang sekali jajan langsung habis. Melainkan sebagai langkah investasi preventif dan kuratif ter...

"The Way to Belief" by Ust. Felix Siauw

Bismillah... Assalamu'alaykum...  Terima kasih yang sudah request di Instagram story tempo hari  Terima kasih sudah membuat kemalasan saya menulis kembali di blog ini hilang. Maaf baru sempat upload karena beberapa hari terakhir ini saya kebetulan hectic dengan project freelance job saya sekaligus belajar untuk studi lanjut. Sehingga hanya beberapa gadget saja yang online. Kebetulan hari ini agak longgar, maka saya sempatkanlah akhirnya buka laptop. Baiklah.... berikut catatan kajian Ust. Felix Siauw di Masjid Al-Hakim BSD pekan lalu. Senin, 19 Maret 2019 @Masjid Al-Hakim Kencana Loka BSD Tema :  "The Way to Belief" source : skipprichard.com Iman = Yakin Bukti = yakin , ilmu = yakin Ingat baik-baik ! Kalau sudah ada bukti, sudah ada ilmu, pasti yakin. Nah, begitulah saya bertemu dengan Islam Dulu, waktu saya masih sekolah, pelajaran yang paling saya suka itu Biologi. Dari sini juga kemudian saya bertanya-tanya tentang manusia. Teori tent...

Book's Review : Don't Be Sad (Laa Tahzan) >> Recommended book over years!

Bismillah.. Assalamu'alaykum :) Selamat pagi, siang, malam ^^ (silahkan sesuaikan dengan waktu kapan anda membaca postingan saya ini) Sebelum memulai review, seperti biasa, postingan saya akan diwarnai dengan curhatan yaa. hha :P Akhirnya, malam ini, setelah selama kurang lebih hampir dua minggu penuh waktu tidur saya berantakan sekali, sampai waktu tidur pun bisa saya hitung... selama dua minggu ini, saya hanya memiliki waktu tidur hanya 16 jam. Rinciannya kira-kira, selama seminggu pertama terhitung sejak tanggal 5-9 Mei, saya tidak punya waktu tidur sama sekali. Bukan ding, sebenarnya bukan tidak punya. But thanks to my perfectionist personality. Saya tidak bisa tenang untuk tidur sama sekali sebelum saya menyelesaikan project wajib mahasiswa tingkat akhir, yang tak lain dan tak bukan adalah S.(Kri)Psi BAB 4 dan BAB 5. Bukan, sama sekali bukan maksud hati ingin bilang kalau saya keren banget bisa bertahan selama itu mainan sama BAB 4. Justru sebaliknya, saya belum m...

Sharing : Menjadi Pengajar Teladan dan Inspiring Teacher Sekolah Qur'an UNS

Bismillah... Assalamu'alaykum :) Menuliskan ini takut-takut sebenarnya, khawatir riya' Tapi bismillah, mudah-mudahan niat untuk sharing ini tetap senantiasa terjaga. Terimakasih untuk beberapa yang sudah request, maaf sekali baru bisa tertuliskan sekarang.. Baru diingatkan lagi setelah mengajar kelas Jum'at sore kemarin, Afwan ya! Dan Terima kasih yang sudah mengingatkan. ^^ Alhamdulillah wa inna lillah, 3 September 2016 lalu, saya dinobatkan menjadi Pengajar Teladan Akhwat Sekolah Qur'an UNS Kelas Tahsin 2. Pengajar Teladan Sekolah Qur'an Tahsin 2 Kemudian, di periode selanjutnya, Masya Allah saya kembali diberi kesempatan untuk mendapat Awards menjadi Inspiring Teacher Sekolah Qur'an UNS, masih dengan kelas yang sama, Tahsin 2. Inspiring Teacher Sekolah Qur'an Kelas Tahsin 2 [Apa yang saya lakukan hingga menjadi Pengajar Teladan dan Inspiring Teacher Sekolah Qur'an UNS selama 2 periode berturut-tur...

Tentang "Mood": Cara yang "worth it" dicoba untuk memulihkan mood

image credit : http://quantifiedself.com/2010/09/roundup-mood-tracking-tools/ Ada yang moody disini? yang kalau melakukan segala sesuatu maunya "nunggu mood" bagus dulu? Yuk, silahkan acungkan jempol dan telunjuknya. Kenapa jempol?  Karena saya juga termasuk tipikal orang yang moody , dan apa-apa nunggu mood . Berarti sebelas dua belas yaa, kita? hehe Kabar baik lainnya kenapa harus diacungi jempol yaitu, biasanya kalau orang moody , dan mood- nya sedang bagus, mengerjakan setiap hal itu dengan ALL OUT! Kenapa All-Out? Simpel saja alasannya, kalau suasana hati kita sedang bagus, semuanya jadi terasa menyenangkan untuk dikerjakan, dan rasanya, tangan dan tubuh lainnya itu bergerak sendiri, tanpa ngedumel, tanpa protes. Ringan saja, mengalir. Lalu kenapa telunjuk? Tandanya hati-hati. Karena kalau setiap apa-apa nunggu "mood", agenda kita pasti tertunda, dan apa-apa yang tertunda itu, sesaknya belakangan. Karena semakin lama kita menunda, semaki...

Jangan sampai...

Jangan sampai... Yang paling menghargai kita, justru tak kita hargai. Yang paling mengerti kita, justru kita menggampangkan pengertiannya. Yang paling menyayangi kita, justru kita sibuk menyayangi yang lain. Iya, jangan sampai.

Menjadi ma'mum beradab: Sebuah nasihat bersama

Jika suatu kali mengikuti sholat berjama'ah, Lalu kemudian sang imam terbata, sesekali atau seringkali terlupa akan ayat yang dibacanya, Maka kita sebagai ma'mum.. Janganlah mengkritiknya seusai sholat, Pun kita, tidak usahlah mengomentari kekurangannya,  Terlebih membicarakan tentang pantas atau tidaknya seseorang menjadi imam. Pahamilah, menjadi imam itu tak mudah. Sungguh tak mudah. Tak jarang bukan, ketika sholat berjama'ah, Ketika diminta menjadi imam,  Kita tidak mau, Alih-alih justru mengajukan orang lain. Pahamilah, setiap seseorang yang menjadi imam itu, ia tetap pada hakikatnya manusia. Ia, punya rasa gugup. Ia, tentu sangat gugup pabila bacaannya tersendat. Juga ia, tentu punya rasa bersalah kerana tak dapat mengimami ma'mumnya dengan baik dalam beribadah. Jadi, sungguh akan menjadi sesuatu yang indah, Jika kita saling menghargai. pun memahami. Rasa menghargai dan memahami itu, mudah memang tuk diucap, Meski meman...

A game called UNO

Pagi, siang, sore, malam… *silahkan sesuai waktu anda membaca postingan ini J Pernah tau UNO? Mainan kartu yang sedang hits-hitsnya itu lho. Atau lebih tepatnya, permainan kartu yang entah sedari dulu yang saya perhatikan selalu menjadikan sesiapa yang memainkannya addicted a.k.a ketagihan, jadi mau kapanpun dimainkan, saat itu juga permainan ini menjadi trendsetter . image source: http://www.imore.com/uno-app-store   Yang ingin saya bahas disini sebetulnya bukan dari sisi bagaimana UNO menjadi trendsetter , melainkan efek dari permainan ini saendiri. Begini, permainan ini sebenarnya jika dimainkan, wah, seperti tidak ada habisnya. Baru akan berhenti bila pemainnya sudah merasa bosan (yang entah kapan rasa bosan itu datang). Di dalamnya tidak hanya sebatas main kartu, menaruh kartu dengan warna atau angka yang sama saja, tetapi ada pula kartu kosong yang boleh diisi berupa hukuman. Kalau selama saya KKN ini sih, ketika dapat kartu kosong begini, biasanya diisi dengan...

Change when it needed, change when we have to

image supported by google images Everybody changes, When we need to, When we have to, No matter what, No matter how. Once in a while, a random situation comes in a different way. It doesn't matter what do we do, It doesn't concern whether we want it or not When it already comes, That's all what we're going to face. But, if we think it twice, Later on, let's just take minutes for one or two, Probably, that's what actually we need Probably, that's what we actually do in order to level up ourselves. And perhaps, if it's not like that, We're not going to learn things through. We're not going to know what we actually need to be done. That's why, let's try to be more grateful! So that we will be the better human being. #Sragen, 2017, January 20th  #Part of KKN Life

Tentang Sabar

Diawali dengan quote seperti di gambar, rasa-rasanya arah postingan kali ini sudah tertebak ya? Memuhasabah diri kembali untuk meningkatkan kesabaran kita. Kedengarannya klise mungkin ya? Tapi kenyataannya, melakukannya dalam keseharian kita jelas tidak semudah menuliskannya dengan kata-kata. Kenyataannya, melakukannya tentu berlipat-lipat kali memerlukan ikhtiar dan latihan yang porsinya tidak biasa. Tapi kabar baiknya, kita bisa mulai melakukannya dengan bertahap, dimulai dari yang paling mudah, kemudian levelling . Levelling- nya sendiri biasanya kita alami secara tidak sadar. Sebab ujian sabar itu sering mendadak. Contoh mudahnya saja, ketika kita meminta orang lain untuk mengerjakan sesuatu. Tapi kemudian, kinerjanya tidak sesuai yang kita harapkan. Kecewa ya rasanya? Atau mungkin, tidak hanya kecewa saja. Menyesal mempercayai orang yang salah, marah-marah, itu mungkin sekali kita rasa ataupun lakukan. Betapa tidak, kita sudah capek-capek ”menginvestasikan” kepercay...

Pepatah khalayak: Bahagia itu menular

”Janganlah kalian meremehkan kebaikan sedikitpun, walaupun sekedar menemui saudaramu dengan wajah berseri” ~HR. Muslim image source: http://chartcons.com/150-greatest-quotes-happy-happiness-quotes/ Pernahkah berada pada suatu posisi, dimana kita melihat teman kita atau seseorang bahagia karena suatu hal, kemudian kita pun turut tersenyum, seolah kita sedang berada pada keadaan yang sama dengan orang yang berbahagia? Padahal kita sedang tidak mengalami kejadian yang sama dengan orang yang sedang bahagia itu. Saya yakin, kita pasti sering mendengar kalimat “bahagia itu menular”, atau semacamnya. Nah, tahukah dimana letak esensi dari pepatah ini? Begini, seringkali, kita akan merasakan esensi ini ketika kita sedang marah. Kita tentu pernah berada pada situasi dimana kita merasa segalanya menjengkelkan, mengganggu, sampai akhirnya setiap sesuatu yang diucapkan atau dilakukan orang pada kita terkesan negatif. Lalu respon kita kemudian jengkel, atau marah-marah. Padahal or...

Menarik + applicable : satu teknik manajemen keuangan yang oke untuk yang sedang belajar menata keuangan.

Assalamu'alaykum.... Semangat menjalani tanggal 5! Seperti biasa, jadwal menulis saya tidak jauh dari jam 11 malam, sehingga yang akan saya sharing kali ini ringan saja ya,  Yakni tentang manajemen keuangan kontemporer. Ilmu ini saya dapat saat pertemuan ke - 8 Sekolah Pra-Nikah (SPN). Kebetulan saat itu, materinya mengenai manajemen keuangan rumah tangga. Nah, pas sekali. Saya sedang rajin-rajinnya mencatat, karena saya paham sekali, kalau saya masih harus banyak belajar tentang manajemen keuangan. Tapi untuk kali ini, rasanya terlalu panjang kalau saya tulis semua catatan saya disini. Maka, saya garis bawahi insight  yang menurut saya menarik dan applicable  saja ya! image credit : https://www.reed.co.uk/career-advice/money-saving-tips-for-2016/ Berkali-kali saya mempunyai tanda tanya ”Kenapa perempuan yang harus mengatur keuangan rumah tangga?” dan pertanyaan semisalnya seringkali terlintas di pikiran saya. Jawaban simpel yang seringkali d...