Kalau sekiranya segala sesuatu itu gampang,
Bukankah akan semakin banyak orang yang menggampangkan?
Pun, kalau sekiranya segala sesuatu itu sulit,
Bukankah akan semakin banyak pula orang yang kesulitan, juga mempersulit orang lain?
Memang, segala sesuatu yang terlalu mutlak gampang, ataupun mutlak sulit,
memang tidak berakhir dalam bentuk yang terbaik.
Maka itu sebabnya, Allah ciptakan keduanya seimbang.
Tidak mutlak gampang, pun sulit.
Agar dengan begitu, makhluknya selalu berakhir dalam bentuk yang terbaik.
Ah, kasih sayang Allah itu sungguh manis, bukan? :)
(c) Arifah El-Kizai (19)_2015, 8th September
Bismillah.. Assalamu'alaykum :) Selamat pagi, siang, malam ^^ (silahkan sesuaikan dengan waktu kapan anda membaca postingan saya ini) Sebelum memulai review, seperti biasa, postingan saya akan diwarnai dengan curhatan yaa. hha :P Akhirnya, malam ini, setelah selama kurang lebih hampir dua minggu penuh waktu tidur saya berantakan sekali, sampai waktu tidur pun bisa saya hitung... selama dua minggu ini, saya hanya memiliki waktu tidur hanya 16 jam. Rinciannya kira-kira, selama seminggu pertama terhitung sejak tanggal 5-9 Mei, saya tidak punya waktu tidur sama sekali. Bukan ding, sebenarnya bukan tidak punya. But thanks to my perfectionist personality. Saya tidak bisa tenang untuk tidur sama sekali sebelum saya menyelesaikan project wajib mahasiswa tingkat akhir, yang tak lain dan tak bukan adalah S.(Kri)Psi BAB 4 dan BAB 5. Bukan, sama sekali bukan maksud hati ingin bilang kalau saya keren banget bisa bertahan selama itu mainan sama BAB 4. Justru sebaliknya, saya belum m...
Comments
Post a Comment