Skip to main content

8 types of human intelligences

The teory of Multiple Intelligences (MI) says that human beings are smart in many ways. The teory, which was developed in 1983 by Dr. Howard Gardner-a professor of education at Harvard University-proposes eight types of intelligences in children and adults. The intelligences are:
1. linguistic intelligence(word smart);speak, write, express oneself in words
2. logical-mathematical intelligence(number-reasoning smart);use number, logic, make calculations.
3. spatial intelligence(picture smart); draw, paint, use graphs and maps, find different routes to a place
4. bodily-kinesthetic intelligence (body smart); coordinate muscles, do sports, use body language
5. musical rythmic intelligence (music smart); be musical, hear and produce intonations and rythms.
6. interpersonal intelligence (people smart); talk with and understand other people, communicate well with others.
7. intrapersonal intelligence (self smart); know oneself, feel confident, be able to analyze oneself
8. naturalist intelligence (nature smart); understand nature, be aware of the environment, take care with environment
People who are strong in one or two intelligences can learn and improve other kinds of intelligences in which they are weak. So......

feel confident, and.... be your self
"encore le meilleur, et ne jamais abandonner"

Comments

Popular posts from this blog

Pepatah Lama : "Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai"

Pepatah Lama :  "Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai" Iya, sebab siklus hidup itu berputar. Apa yang diperbuat, ia jualah yang kelak didapat. Namun, seringkali kita terlupa.. Bahwa akan selalu ada harga yang harus dibayar dari setiap sesuatu. Ketika saat ini kita melakukan hal-hal baik, Maka kelak, kebaikan pula lah yang didapat. Pun begitu bila saat ini kita melakukan hal-hal yang buruk, Maka ketidakbaikan pula lah yang jua didapat di masa mendatang. Maka, bila sesuatu yang baik terjadi pada kita hari ini,  Boleh jadi itu tersebab perbuatan baik kita di hari kemarin. Sedang bila hari ini kita tertimpa kemalangan, Maka boleh jadi, itu tersebab sesuatu yang tak baik yang kita lakukan di hari kemarin. Iya, sebab di dunia ini, hubungan sebab akibat jelas berlaku. Dan kesemuanya itu, merupakan konsekuensi logis dari segala sesuatu. ~Arifah El-Kizai Image credit by : http://serbalanda.wordpress.com

Sheet Mask Review: Images Meng-Shi-Tai Kiwi Fruit Moisturizing Mask

こんばんは! Postingan kali ini (dan mungkin beberapa postingan lagi selanjutnya) sepertinya akan dipenuhi dengan review sheet mask. Why? Karena ceritanya, tadi pagi saya baru beberes loker di kamar, niat ingin mencari buku-buku literatur untuk bahan tulisan saya selanjutnya, lalu saya menemukan tumpukan sheet mask yang sudah kosong. (Nggak tumpukan juga ding, orang cuma 4). Lalu, sempat galau ini masker-masker yang sudah kosong mau saya satukan reviewnya jadi satu postingan atau masing-masing satu postingan. Setelah dipikir-pikir, akhirnya saya putuskan saja review satu-satu. Biar lebih oke gitu, kesannya lengkap. *ceileh Toh, kalau mau dibuat satu postingan menjadi "sheet mask empties" gitu kan apa banget gitu orang cuma 4 doang. wahaha Alright... here we go! Brand : Images Product Name : Meng Shi Tai Kiwi Fruit Moisturizing Mask Netto: 30 g Made in : China Dokumentasi Pribadi PACKAGING & CLAIM Untuk segi packaging, masker ini cute git...

Tentang Sabar

Diawali dengan quote seperti di gambar, rasa-rasanya arah postingan kali ini sudah tertebak ya? Memuhasabah diri kembali untuk meningkatkan kesabaran kita. Kedengarannya klise mungkin ya? Tapi kenyataannya, melakukannya dalam keseharian kita jelas tidak semudah menuliskannya dengan kata-kata. Kenyataannya, melakukannya tentu berlipat-lipat kali memerlukan ikhtiar dan latihan yang porsinya tidak biasa. Tapi kabar baiknya, kita bisa mulai melakukannya dengan bertahap, dimulai dari yang paling mudah, kemudian levelling . Levelling- nya sendiri biasanya kita alami secara tidak sadar. Sebab ujian sabar itu sering mendadak. Contoh mudahnya saja, ketika kita meminta orang lain untuk mengerjakan sesuatu. Tapi kemudian, kinerjanya tidak sesuai yang kita harapkan. Kecewa ya rasanya? Atau mungkin, tidak hanya kecewa saja. Menyesal mempercayai orang yang salah, marah-marah, itu mungkin sekali kita rasa ataupun lakukan. Betapa tidak, kita sudah capek-capek ”menginvestasikan” kepercay...